18/01/2013

Jomblo itu menyedihkan (menurut pandangan pribadi)

Posted in lain-lain at 8:28 PM by Boy Mustafa

Jomblo? Ya J-O-M-B-L-O, satu kata yang terdiri atas 5 huruf yang bisa jadi adalah momok bagi para cowok dan cewek. Buat aku sendiri, jomblo itu awalnya adalah dari kebebasan. Bebas mau ngapain dengan siapa aja kapan aja,  bebas ngelakuin hobi yang kadang bentrok dengan kepentingan pacar, bebas apapun itu asal inget Tuhan😀

Jomblo

Jomblo

Jujur, salah satu kenangan pahit dalam berhubungan adalah ketika aku diputusin ama pacar ketika sedang jauh-jauhan. Lewat telepon dia bilang kek gini:

“Maaf, sepertinya hubungan kita g bisa diteruskan lagi”

Macam disamber petir aku denger omongan dia. Tapi ya sudahlah, life most go on no matter what, masih ada wanita lain selain dia🙂

Kesendirian (baca: jomblo) awalnya seperti aku bilang di atas itu adalah kebebasan. Namun setelah beberapa saat, aku rasa jomblo itu merupakan kesedihan yang teramat sangat. Kenapa bisa aku bilang jomblo itu kesedihan? Di bawah ini alasan-alasan yang bikin aku bisa nyimpulin itu:

 

1. Tak ada orang untuk berbagi kebahagiaan

Klise banget mungkin kedengerannya, ya emang bener. Gini mungkin pasti ada yang bilang kalau jika kita menemukan kebahagiaan, kita bisa share itu dengan temen2 dekat, sahabat ato keluarga. Bener, tapi you know what? G ada yang bisa ngalahin perasaan ketika berbagi kebahagiaan dengan  pacar. Ngeliat respon dia yang mungkin dia cuma bisa senyum manis atau ketawa itu gak akan ada yang bisa ngalahin.

 

2. Bosan dengan dunia yang itu-itu  saja

Ketika kita menjadi jomblo, kita bakal punya waktu untuk menekuni dunia kita. Entah yang demen ngegame bakal begadang namatin game, yang demen maen gitar bakal ngulik gitarnya lagu x ato apalah, yang doyan bola bisa nonton bola sepuasnya. Tapi pengalaman pribadi aku, aku bakal berasa di titik jenuh dengan dunia aku sendiri baik ngegame, musik maupun badminton.

Kemudian aku kenal dengan seorang wanita. Bersamanya aku berasa menemukan penyegaran dengan mengenali dunianya. Dengannya aku mengenali bahasa Jawa(baca: jogja) yang berbeda, berkenalan dengan budaya chinese, berbahasa Jepang (yah setidaknya aku bisalah ngomong konoyarou😀 ). Yah dan juga aku dikenali dengan lagu2 dance, hip-hop,black, mellow :))

 

3. Ada yang memperhatikan

“Uda makan?”, “kapan pulang?”, “jangan lembur malam2”, 3 kalimat itu dan semacamnya itu merupakan kata-kata yang aku rindukan saat ini ketika aku jomblo. Mungkin ketika sedang berpacaran kita akan merasa bosan ketika ditodong dengan pertanyaan-petanyaan itu, tapi jujur waktu2 ketika ada yang menodong itu ngangenin beud (alay version of “banget” ). ato mungkin ketika momen ulang taun dia menelopon malam2 hanya untuk mengucapkan selamat ulang taun. Damn, kedengeran cengeng tapi emang ngagenin.

 

Ya itulah alasan-alasan aku bisa bilang jomblo itu menyedihkan. Semoga buat yang jomblo segera kembali ke jalan yang benar. :p

 

notes:

* gambar jomblo diambil dari http://veromons.blogspot.com/2011/09/macam-macam-status-jomblo.html

 

this post is dedicated to ACP who has been running around in my world.

3 Comments »

  1. wkwkwk…”Semoga buat yang jomblo segera kembali ke jalan yang benar”
    pilihan jomblo berarti jalan yang sesat ya sob..

    • Boy Mustafa said,

      bukan gitu juga🙂
      maksudnya jomblo ya jomblo tapi jangan keterusan.. ada saatnya jomblo itu tidak baik bagi kesehatan😀


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: